Kamis, 19 Februari 2009

Kala Hujan Turun

Kala hujan turun, aku merenung
Rintiknya membasahi atap
menjauhkan titik - titik air
Bagaikan surai yang ditutunkan dari langit

Kala hujan turun, aku menatap
Di sana awan bergulung
Membentuk senyum samar
Yang tiada habis diterpa air

Kala hujan turun
Meratapi kesunyian ini
Hanya ditemani mimpi dan khayalan
Tapi semua ini memang harus diakhiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar