Jumat, 06 Maret 2009

Gempa Bumi

Gempa bumi adalah pergeseran lapisan batuan yang menyebabkan terjadinya getaran hebat. Gempa bumi pada umumnya dapat merusak permukaan bumi.
Macam-Macam Gempa Bumi

Gempa Bumi ada berbagai macam yang dapat digolongkan menjadi berikut ini.

1. Berdasarkan penyebabnya, gempa dibedakan menjadi tiga macam, yakni:
a. Gempa Tektonik (gempa dislokasi)
Terjadi karena pergeseran letak lapisan kulit bumi (dislokasi). Gempa ini sering menibulkan malapetaka besar.

b. Gempa Vulkanis (gempa gunung berapi)
Terjadi bersamaan dengan meletusnya gunung berapi, atau dapat juga terjadi tidak lama sebelum atau sesudahnya. Gempa ini terasa di sekitar gunung berapi.

c. Gempa Runtuhan
Terjadi apabila ada tanah runtuh, pada lubang atau gua dalam tanah. Gempa semacam ini sifatnya lemah dan hanya terasa pada daerah reruntuhan.

2. Berdasarkan letak hiposentrumnya, gempa dibedakan menjadi:
a. Gempa dangkal
Yaitu gempa yang letak hiposentrumnya kurang dari 100 km dibawah permukaan bumi.

b. Gempa menengah
yaitu gempa yang letak hiposentrumnya antara 100 – 300 km di bawah permukaan bumi.

c. Gempa dalam
Yaitu gempa yang letah hiposentrumnya pada kedalaman lebih dari 300 km.

3. Berdasarkan letak episentrumnya, gempa dibedakan menjadi:

a. Gempa laut
Yaitu gempa yang letak episentrumnya berada di dasar laut. Gempa ini sangat berbahaya, sehingga sering menimbulkan gelombang pasang (tsunami).

b. Gempa daratan
Yaitu gempa yang letak episentrumnya berada di daratan. Kadang-kadang gempa ini kuat dan merusak bangunan-bangunan yang ada di daerah itu.

Kesalahan dalam mengantisipasi gempa dapat berakibat fatal. Untuk itu lah selalu waspada terhadap perilaku kejadian alam yang sulit ditebak ini. Yang jelas, sebuah gempa masih mungkin disertai gempa berikutnya yang lebih besar. Maka, janganlah melakukan tindakan yang tidak perlu. Berikut ini kompilasi saran dan tindakan jika terjadi gempa:

1. Di Dalam Ruangan
Gempa biasanya terjdi beberapa kali. Atap atau barang-barang diatas kepala Anda mungkin saja berjatuhan. Langkah paling praktis, masuklah ke bawah meja yang kuat untuk melindungi kepala dan tubuh. Namun, jika pada saat kritis tidak juga menemukan meja, pelindung seperti bantal serta tangan juga bisa digunakan untuk melindungi kepala Anda. Menjauhlah dari benda-benda, jendela atau bagian ruangan lain yang bisa pecah. Lalu, cari waktu yang tepat untuk bisa secepatnya keluar ruangan.

2. Di Luar Rumah
Berada di luar ruangan jauh lebih aman dibanding di dalam ruangan. Maka, janganlah gegabah – karena ingin menyelamatkan barang-barang berharga – lalu masuk ke dalam rumah. Jauhi sebisa mungkin gedung tinggi, tiang lampu, dan tiang listrik.

3. Di Dalam Mobil
Saat terjadi gempa besar, Anda harus merasa seakan-akan roda mobil Anda gundul. Anda akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Oleh sebab itu, segeralah pinggirkan mobil ke kiri jalan dan berhentilah, jauhi persimpangan. Jika situasi aman, segera keluarlah dari mobil.

4. Di Dalam Kereta Api
Berpeganglah dengan erat pada tiang sehingga Anda tidak terjatuh seandainya kereta berhenti mendadak. Bersikaplah tenang dan ikuti panjelasan petugas kereta.

5. Di Gunung atau Pantai
Gempa bisa memicu tanah longsor dan tsunami. Menjauhlah dari tempat-tempat yang melandai, jika Anda berada di pesisir pantai, segeralah menjauh untuk menghindari bahaya tsunami. Saat Anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.

Kamis, 05 Maret 2009

Lupus

Istilah lupus berasal dari bahasa latin yang berarti anjing hutan atau serigala. Dalam bahasa latin, erythematosus berarti kemerah-merahan. Pada saat itu, penyakit kelainan kulit kemerahan di sekitar hidung dan pipi ini diperkirakan karena gigitan anjing hutan. Oleh karena itu, penyakit ini diberi nama lupus. Dalam istilah kedokteran, lupus dikenal dengan sebutan systemic lupus erythematosus (SLE).

Lupus merupakan penyakit kronik (menahun). Lupus juga dikenal sebagai penyakit autoimmune (immune = kekebalan/perlindungan, auto = terhadap jaringan tubuh sendiri). Pada manusia normal, sistem kekebalan tubuh biasanya akan membuat antibodi yang fungsinya melindungi tubuh dari berbagai macam serangan virus, kuman, bakteri, maupun benda asing lainnya (antigens).

Pada penyakit autoimmune seperti lupus, sistem kekebalan seperti kehilangan kemampuan melihat perbedaan antara substansi asing dengan sel maupun jaringan tubuhnya sendiri. Pada lupus, sistem kekebalan seperti kehilangan kemampuan melihat perbedaan antara substansi asing dengan sel maupun jaringan tubuhnya sendiri. Pada lupus, produksi antibodi yang seharusnya normal menjadi berlebihan. Akibatnya, antibodi ini tidak lagi berfungsi untuk menyerang virus, kuman, atau bakteri yang ada dalam tubuh, tetapi justru menyerang sistem kekebalan sel dan jaringan tubuhnya sendiri.

Lupus dapat dikatakan great imitator alias peniru ulung karena menyerupai penyakit lain (mimikri). Lupus juga bukan cuma satu jenis penyakit yang bersarang di sana, tetapi cukup banyak dan sangat heterogen.

Gejala lupus mulai dari ringan sampai berat. Ada beberapa orang yang bisa hidup dengan penyakit ini tanpa masalah, asalkan ia mengikuti aturan dokter dan mengkonsumsi obat dengan baik. Namun, lupus juga bisa menjadi masalah serius jika sudah pada tahap berat. Tidak jarang lupus pun dapat menimbulkan kematian. Penyakit lupus sering membuat geregetan penderitanya karena hingga kini belum diketahui pasti penyebabnya. Andai saja diketahui, pastilah tindakan pencegahan telah dilakukan.

Hal yang harus diingat, lupus bukanlah penyakit menular. Bukan AIDS (Acqquired Immune Deficiency Syndrome), bukan penyakit kelamin, dan bukan pula kanker. Lupus adalah penyakit kelainan antibodi.

Hingga kini, faktor hadirnya lupus di tubuh seseorang belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa penelitian mengarah telah dilakukan. Kemungkinan, lupus hadir melalui faktor lingkungan, genetik, dan hormonal.

1. Faktor Lingkungan
Diperkirakan, pencetus lupus berasal dari infeksi, stres, makanan, antibiotik, cahaya ultraviolet (matahari),dan penggunaan obat-obat tertentu.

2. Faktor Genetik
Bahwa lupus diturunkan, angkanya relatif kecil. Kemungkinan hanya seitar 10%. Sampai saat ini tidak diketahui gen-gen yang menjadi penyebabnya.

3. Faktor Hormonal
Agaknya, faktor hormonal bisa menjelaskan mengapa kaum hawa lebih sering terkena lupus dibanding pria. Meningkatnya angka pertumbuhan lupus sebelum periode menstruasi atau selama masa kehamilan mendukung keyakinan bahwa hormon, khususnya estrogen, menjadi pencetus lupus. Namun hingga kini belum diketahui jenis hormon yang menyebabkan besarnya kejadian penyakit ini pada perempuan.

Sampai saat ini ada tiga jenis lupus yang diketahui.
1. Diskoid Lupus (DL)
Jenis ini menyerang organ bagian kulit. Untuk mengenalinya, bisa dilihat dari ruam yang muncul di wajah, leher, kulit kepala, dan ruam di sekujur tubuh. Umumnya berwarna kemerahan, bersisik, dan kadang gatal. Lupus jenis ini dapat didiagnosis dengan menguji biopsi pada ruam. Sepuluh persen pasien lupus jenis ini bisa berubah menjadi lupus jenis SLE.

2. Drug Induced Lupus (DIL)
Lupus ini timbul akibat efek samping obat. Umumnya, pasien yang masuk dalam golongan ini menggunakan jenis obat tertentu dalam jangka panjang. Salah satu faktor yang mempengaruhi DIL, yakni akibat penggunaan obat-obatan hidralazine (untuk mengobati darah tinggi) dan prokainamide (untuk mengobati detak jantung yang tidak teratur).

3. Systemic Lupus Erythematosus (SLE)
Jenis ini dikenal merupakan jenjang yang paling berat dalam tingkatan penyakit lupus karena menyerang banyak organ tubuh atau sistem tubuh pasien. Namun, umumnya tidak ditemukan dua orang odapus dengan gejala yang persis sama.

Pemicu kambuhnya lupus adalah :
1. Stres
Gangguan ini merupakan pemicu aktifnya lupus. Odapus seperti berada di sebuah lingkaran. Ia sakit karena stres. Di sisi lain lupus merupakan penyakit kronik yang menyebabkan seseorang merasa sakit, d, terbatas kegiatannya, dan terkucil. Hal tersebut bisa membuat daya tahan tubuhnya menurun, dan akhirnya bisa menimbulkan infeksi. Demam atau infeksi yan gbertambah serius dan tidak kunjung membaik bisa menimbulkan komplikasi.

2. Kehamilan
Pada beberapa wanita, gejala awal dan tanda-tanda lupus terjadi selama masa kehamilan. Pada wanita lain, justru muncul saat terjadi kehamilan. Bahkan, ada yang terjadi saat melahirkan atau setelah melahirkan, namun tidak selalu demikian.

3. Pemakaian Obat Tertentu
Obat-obatan yang digunakan untuk suatu penyakit bisa menyebabkan timbulnya gejala lupus.

4. Terkena Sinar Matahari Langsung
Paparan sinar matahari dapat menyebabkan berkembangnya ruam dan mungkin juga gejala lain secara tiba-tiba.

5. Rasa Lelah Berlebihan
Melakukan pekerjaan atau olahraga menuntut energi besar. Akhirnya, menimbulkan kelelahan yang menjadi pemicu kambuhnya

Masker Madu untuk Rambut

Menginginkan rambut indah berkilau, coba membuat resep masker rambut sendiri dengan bahan madu.
- Cara Pertama, buatlah campuran dua sendok madu dengan tiga sendok minyak zaitun yang diaduk rata. Kemudian usapkan ke seluruh bagian rambut, agar ramuan lebih meresap dan rata, jangan lupa untuk menyisir rambut. Tutup rambut dengan menggunakan shower cap, diamkan selama 15 menit. Baru dibilas hingga bersih.
- Cara Kedua, hasil perasan jeruk nipis di campur dengan air dan madu. Sebelumnya rambut telah dicuci bersih dengan shampo, keadaan rambut yang lembab baru oleskan campuran tadi sambil melakukan pijatan di seputar kepala beberapa menit. Baru dibilas dan keringkan.
- Cara Ketiga, hampir mirip dengan cara yang pertama, yaitu buat campuran tiga sendok madu dengan satu sendok minyak zaitun. Kemudian basahi rambut dan oleskan campuran tadi di permukaan rambut dan kulit kepala. Untuk menutup rambut, Anda dapat menggunakan shower cap ataupun handuk panas yang didiamkan selama kurang lebih 30 menit agar lebih meresap. Baru bilas dengan shampo.

Untuk perawatan rambut, Rudy menekankan pentingnya penggunaan masker bagi yang memiliki jenis rambut berminyak dan kering. Masker yang berbentuk krim berbahan baku utama ginseng ini bermanfaat menjaga kelembapan kulit. Meski berbentuk krim, masker rambut tidak mengandung minyak. Umumnya, masker rambut memiliki kandungan air yang lebih banyak. Saat ini, masker rambut siap pakai telah banyak tersedia di toko-toko yang menjual produk-produk perawatan kecantikan.
Menurut Rudy, masyarakat Indonesia sampai kini masih sering salah kaprah dengan menghilangkan kelebihan minyak pada rambut melalui creambath sesering mungkin. Padahal, krim yang dipakai biasanya mengandung lemak sehingga justru akan membuat rambut tambah berminyak. Masker rambut ini, sangat cocok bagi yang memiliki tipe rambut berminyak yang cenderung lebih cepat kotor dan berketombe.

Pemakaian masker rambut setiap sebulan sekali, juga disarankan untuk mereka yang punya rambut kering. Sebab kandungan air dalam masker rambut berfungsi pula untuk mengembalikan kadar air dan kelembapan dalam kulit kepala. Selain itu, masker rambut juga sangat tepat digunakan oleh mereka yang kerap menggunakan pengering rambut dan pewarna rambut. Dengan pemakaian yang teratur, diharapkan dapat mengembalikan kondisi rambut yang telah rusak akibat zat-zat kimia yang terkandung dalam pewarna rambut tertentu.

Bagi yang ingin melakukan perawatan rambut dengan masker dapat mengikuti tahapan-tahapan berikut ini.
1. Cucilah rambut dengan shampo.
2. Keringkan dengan handuk dan bukan dengan pengering rambut atau hair dryer.
3. Pakaikan masker rambut pada seluruh kulit kepala hingga ujung rambut, sehingga seluruh bagian kepala tertutup dengan masker rambut. Diamkan selama 20 menit tanpa ditutup.
4. Bilas dengan air. Gunakan sampo dan jangan lupa memakai conditioner khusus untuk padanan masker rambut. Diamkan selama 5 menit.
5. Bilas kembali dengan air hingga kulit kepala dan rambut terasa benar-benar bersih.

Masker Yogurt

Untuk mengenyahkan noda-noda di wajah, sediakan :
- Plain Yogurt, alias yogurt tawar

Kali ini Anda tidak perlu repot meracik, karena yogurt tawar yang sudah jadi tersebut hanya tinggal ditaruh dalam wadah.
1. Bersihkan wajah terlebih dahulu dengan cleansing milk atau sabun
2. Sapukan yogurt ke wajah sampai leher
3. Tunggu sampai setengah kering, kemudian bilas dengan air

Catatan :
>> Akan lebih baik bila digunakan air mineral atau air yang mengandung oksigen untuk membilasnya.
>> Untuk hasil yang maksimal, lalukan seminggu 3 kali. Berkat yogurt pula, tekstur kulit jadi lebih halus karena pori-pori mengecil, serta wajah tampak sehat bersinar.

Masker Apel

Bahan :
- 1 buah apel
- 5 sendok teh madu
Cara :
- Kuliti 1 apel besar
- Rebus di dalam air hangat hingga apel menjadi lembut
- Keluarkan dari air mendidih
- Diamkan sesaat hingga agak dingin, lalu hancurkan
- Tambahkan 5 sendok teh madu ke dalam adonan apel lalu campurkan
- Oleskan masker ke wajah secara merata
- Diamkan selama kira-kira 10 menit lalu bilas wajah dengan air dingin

Rasakan betapa freshnya kulit Anda.

Masker Kuning Telur

Kebalikan dengan putih telur, pisahkan kuning dari putihnya, kemudian oleskan ke permukaan wajah dan leher selama kurang lebih setengah jam. Dibilas dengan menggunakan air dingin. Kuning telur yang memiliki kandungan vitamin A, mampu menghilangkan bekas jerawat yang sulit hilang. Cocok bagi kulit berminyak